Gambaran Umum

Danau Hanjalutung merupakan danau oxbow yang terletak di Desa Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya-Kalimantan Tengah. Bagi masyarakat setempat keberadaan Danau Hanjalutung sangat penting karena danau tersebut merupakan daerah resevat ikan dan sumber pencaharian masyarat nelayan tangkap. Danau ini mempunyai luas permukaan sekitar 11,7 Ha dan kedalaman maksimum 8 m dan masih terkoneksi dengan Sungai Rungan yang menjadi sungai utama sumber airnya, sehingga fisika-kimia air dan biota yang hidup di danau dipengaruhi oleh fluktuasi tinggi air dan konektifitas dengan sungai utamanya (Augusta, 2013; Augusta dan Evi, 2014).

Pada musim hujan air Sungai Rungan masuk ke Danau Hanjalutung melalui inlet yang terletak di sebelah utara dan selatan danau, sedangkan di musim kemarau inlet tersebut akan menjadi outlet danau dan air mengalir keluar menuju sungai dan badan danau terputus konektifitasnya dengan Sungai Rungan. Pada saat air tinggi, air danau melimpas hingga mencapai sejauh 7 ha dengan ketinggian sampai 2 m diatas rata-rata tinggi permukaan air sejajar mulut basin danau (Augusta, 2013).

Produktivitas ikan di perairan danau sering dihubungkan dengan ketersediaan pakan alami terutama zooplankton. Rotifera termasuk mikrozooplankton yang mempunyai ukuran antara 20-200 µm merupakan komponen biotik penting dalam siklus makanan di perairan sebagai konsumen tingkat pertama dan menjadi pakan alami larva organisme perairan.