Gambaran Umum

Danau Ranau terletak pada ketinggian 538,71 m dpl, terletak di Propinsi Sumatera Selatan dan Lampung. Mempunyai luas permukaan 128,13 km2, kedalaman maksimum 221 m dan volume air rata – rata 19,92 x 109 m3 (Harsono dkk., 2002). Kandungan klorofil berkisar 0,00 – 4,777 mg/m3 menunjukan klasifikasi kesuburan tergolong mesotrofik (Sulastri dkk., 2002). Fitoplankton yang ditemukan terdiri dari kelompok diatom (Chrysophyta), alga hijau (Chlorophyta), alga biru (Cyanophyta), Phyrrophyta, dan Euglenophyta. Didominasi oleh diatom seperti Melosira, Navicula dan Synedra, sedangkan pada bagian litoral didominasi oleh alga hijau seperti Chlorella dan alga biru seperti Chroococcus. Kelimpahan di daerah pelajik berkisar 1.426 – 36.511 individu/L dan di daerah litoral 921 – 81.578 individu/L (Sulastri & Sulawesty, 2002). Makrozobenthos yang ditemukan terdiri dari Crustacea, Molusca, Annelida dan Insekta, dimana kelimpahan Melanoides dan Brotia (Molusca) tinggi dibanding jenis lainnya. Total kelimpahan mencapai 28,02 x 103 individu/m2 di Kota Batu menunjukan D. Ranau kaya akan materi organik. Kedua jenis ini sebarannya luas, hampir selalu ditemukan di semua stasiun pengamatan (Sulawesty dkk., 2002). Umumnya vegetasi riparian di D. Ranau terdiri dari persawahan, perkebunan dan hutan sekunder (Sunanisari dkk., 2002). Tumbuhan air yang ditemukan antara lain Hydrilla verticilata, Ceratophyllum demersum, Eichornia crassipes, Potamogeton pectinatus, Monochoria hastata, Ottelia alismoides, Pistia (Sunanisari dkk, 2002). Ikan yang ditemukan di D. Ranau terdiri dari Oreochromis mossambicus, Hampala macrolepidota, Osteochilus hasselti, Osteochilus sp., Cyclochelichtyes apogon, Puntius sp., Pristolepis sp., Notopterus notopterus, Mastacembelus sp., Channa striata, Mystus nemurus, dan Tor douronensis. Jenis yang dominan adalah O. Mossambicus yang bukan merupakan ikan asli D. Ranau, sedangkan ikan semah (Tor spp.) populasinya semakin menurun. Tetapi berdasarkan analisis isi perut ikan menunjukan jaring–jaring makanan ikan di D. Ranau masih lengkap (Sulastri, 2002).